Kesebelasan asal kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Barito Putera sedang mengalami masa negatif. Lima laga yang sudah dilalui hanya mengoleksi dua poin. Raihan terburuk klub berjuluk Laskar Antasari sepanjang era Liga 1.

Tahun Menang Seri Kalah Jumlah poin
2017 2 1 2 7 poin
2018 2 1 2 7 poin
2019 0 2 3 2 poin

Secara materi skuat, Barito Putera di musim ini memiliki deretan bintang nasional terbaru dalam diri Evan Dimas dan Bayu Pradana. Sayang bek Hansamu Yama tak lagi bertahan membela Laskar Antasari. Namun begitu, masih adanya Samsul Arif, Gavin Kwan, Rizky Pora dapat menjamin mutu tim dari segi pemain lokal.

Sementara dari kuartet pemain asing, Barito mengganti semuanya dengan nama-nama baru. Tiga diantaranya baru sekarang ini merasakan atmosfer liga Indonesia. Yoo Jae-Hon yang pernah diasuh Jacksen F. Tiago, didatangkan kendati dalam performa yang belum meyakinkan seperti saat membela Persipura Jayapura.

Celakanya, disaat masa adaptasi tersebut, Barito Putera mendapat jadwal yang cukup keras. Meladeni klub favorit juara, Persija Jakarta dan Madura United pada dua laga awal Liga 1 2019. Ditambah rentang waktu pertandingan yang berimpitan (meskipun sebenarnya klub-klub di Indonesia sudah terbiasa). Sehingga trio Brasil yang baru direkrut belum bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Imbas dari keadaan buruk yang saat ini menimpa Barito Putera, Jacksen F. Tiago meletakkan jabatannya sebagai pelatih. Asisten pelatih, Yunan Helmi diberi mandat menukangi tim. Kans untuk bangkit masih besar dimiliki Barito Putera. Salah satu pe-er yang dibereskan ialah membuat pemain-pemain terbaiknya dapat tampil mengesankan.