Sudah banyak media-media yang membahas mengenai Fantasy Premier League (FPL). Mulai dari membicarakan potensi pemain, usulan mengatur skuat sampai rekomendasi memilih kapten. Sebab yang menggandrungi FPL tak cuman pecinta sepak bola liga Inggris.

Tak ingin ketinggalan mengikuti keramaian, Kesebelasan Amatir ikut membuat pembahasan seputar FPL. Tajuk yang diambil adalah mengenai keberanian mencoba memasukkan pemain yang jarang direkrut oleh para manajer tim fantasi FPL. Patokannya presentase kepemilikan pemain atau Team Selected By (TSB) dibawah 5%. Semoga bisa menjadi tambahan referensi yang baik.

Bernd Leno (kepemilikan dalam tim fantasi FPL 2,2% – harga £4.8)*
Untuk kali kedua, Bernd Leno menorehkan clean sheet di pekan 23 Liga Primer Inggris. Kesempatan untuk kembali tidak kebobolan di pertandingan sangat besar di gameweek 24 nanti. Menimbang lawan Arsenal yaitu Cardiff City. Klub yang gagal mencetak gol di empat dari lima partai terakhir.

Angka penyelamatan eks kiper Bayer Leverkusen ini tak terlalu menonjol. Bersumber dari Whoscored, rata-rata dia melakukan saves sebanyak 2,8/game. Tak heran bila Leno jarang mendapat tambahan 1 poin dari saves. Namun dia bisa jadi pilihan aman untuk jangka lama. Setidaknya sampai 5 gameweek kedepan. Lawan sulit yang dihadapi The Gunners hanya Manchester City dari lima pekan tersebut.

Nathan Redmond (kepemilikan dalam tim fantasi FPL 1,7% – harga £5.2)*
Tiga pertandingan terkini di Premier League, Southampton tak terkalahkan. Arahan pelatih baru klub dengan nama pendek Soton, Ralph Hasenhuttl mampu mendongkrak performa pemain. Salah satunya Nathan Redmond. Gelandang bernomor punggung 22 ini sekarang menjadi pencipta key passes terbanyak di Southampton. Dengan total 19 kali dan 17 diantaranya terjadi saat bermain di kandang sendiri.

Selain itu, Redmond juga aktif melakukan dribble. Berdasarkan himpunan data Whoscored, total dia sudah menggiring bola sebanyak 102 kali. Terbanyak di Southampton. Jika tak mendapat kawalan ketat dari lawan, atau nasib sial, Redmond bisa saja memuaskan para manajer FPL yang menggunakan jasanya.

Ander Herrera (kepemilikan dalam tim fantasi FPL 1,3% – harga £5.0)*
Grafik meningkat Manchester United membuat kalangan manajer FPL tak lagi ragu mengambil pemain dari klub kolektor terbanyak liga Inggris tersebut. Tapi masih ada pemain-pemain The Red Devils yang masih sepi peminatnya di FPL. Contohnya, Ander Herrera.

Sejak komando kepelatihan berganti kepada Ole Gunnar Solskjaer, Ander Herrera mulai mendapat banyak kesempatan bertanding. Berduet di lini tengah bersama Nemanja Matic. Keduanya dipercaya sebagai pendistribusi bola. Maka tak heran jumlah passing yang dibuat mereka dalam beberapa partai terakhir amat tinggi. Meski urusan bikin gol dan asis jumlahnya masih minim. Jika sekedar menginginkan tambahan poin dari menit bermain dan bonus clean sheet, Herrera bisa menjadi opsi.

Bernard (kepemilikan dalam tim fantasi FPL 0,2% – harga £5.9)*
Kiprah Bernard di Everton belum terlihat kesinarannya. Pemain sayap berkebangsaan Brazil ini belum mencetak gol di Premier League. Kendati demikian, dia masih dipercaya mengisi barisan pemain inti The Toffees. Sampai saat ini sudah 13 caps tapi cuman satu pertandingan Bernard tampil penuh selama 90 menit.

Pada gameweek 24, Everton akan bertandang ke markas tim juru kunci tabel klasemen sementara Premier League, Huddersfield Town. Kemenangan dibutuhkan The Toffees agar naik peringkat sekaligus menutup duka tersingkir dari FA Cup. Kans Bernard untuk mencetak gol bisa terbuka atau setidaknya menambah jumlah asis (saat ini 4 asis) yang sudah dibuatnya. Mengingat lawannya sering menjadi korban umpan silang dan kerepotan meladeni permainan sayap.

Andre Schurrle (kepemilikan dalam tim fantasi FPL 2,9% – harga £5.6)*
Bermodal duel di kandang sendiri, saatnya Fulham untuk merebut kemenangan agar terangkat dari zona merah. Menghadapi Brighton & Hove Albion yang senasib dengan Fulham. Gagal mendulang poin penuh di tiga laga terakhir Premier League. Selain striker utama, Aleksandar Mitrovic, winger Andre Schurrle menjadi pemain klub berjuluk The Cottagers yang gemar melakukan tembakan ke gawang lawan. Tercatat oleh Whoscored, rata-rata shooting yakni 2,5/game.

Oleh manajer Claudio Ranieri, Schurrle beserta winger lain seperti Ryan Babel dan Ryan Sessegnon menjadi alternatif serangan bila striker utama tak berkutik. Apalagi Fulham juga memiliki keunggulan stamina yang lebih fit karena di akhir pekan tak ikut bertanding di Piala FA. Sampai gameweek 23, Schurrle menggelontorkan 6 gol, sementara asis masih nihil. Siapa tahu peruntungannya bisa membaik di tengah pekan ini.

 

 *Angka diambil dari indeks pemain yang tercantum di situs resmi FPL di tanggal 28 Januari 2019 pukul 21:00 WIB