Vonis degradasi akhirnya diterima Chievo Verona pada giornata 32. Artinya, pada musim 2019/20 kesebelasan dengan julukan The Flying Donkeys akan bermain di Serie B. Kenyataan harus turun kasta yang diterima Chievo ini terjadi setelah kembali masuk Serie A pada musim 2008/09. Walau sepanjang masa tersebut gagal mengulang cerita manis di awal millennium ketiga yang menyeruak ke papan atas.

Chievo mengarungi Serie A 2018/19 dengan hukuman pengurangan 3 poin. Awal mulanya yaitu muslihat dari transfer pemain agar bisa memperlihatkan keuangan klub yang memadai. Namun gelagat buruk tersebut terendus. Selain pemotongan poin, dana sebesar 200 ribu euro menjadi denda yang diterima. Ditambah sang pemimpin klub, Luca Campedelli mendapat skorsing aktif di sepak bola selama 3 bulan.

Kursi kepelatihan tak luput dari masalah. Musim ini sudah tiga orang yang ditunjuk menangani Chievo. Lorenzo DˈAnna yang memegang kendali strategi dari awal musim hanya bisa dipercaya sampai 8 pertandingan Serie A. Berikutnya ada eks allenatore timnas Italia, Gian Piero Ventura yang bertahan kurang lebih sebulan saja sampai akhirnya mengundurkan diri. Sekarang berlanjut kepada Domenico Di Carlo yang menjalani periode ketiganya membesut The Flying Donkeys.

Sampai dengan giornata 32, Chievo hanya sekali meraih kemenangan. Emanuele Giaccherini dkk masih bisa mencuri 1 poin dari klub-klub elit seperti Napoli, Inter, Roma dan Lazio. Determinasi yang tinggi menjadi keunggulan. Diakui oleh catatan statistik di situs resmi Serie A, dimana Chievo menjadi tim dengan jaya jelajah di atas lapangan yang tertinggi. Dengan angka rata-rata 112,15 km.

Sayangnya, rapor kedisiplinan Chievo tidak baik. Berdasarkan perhitungan Whoscored, rata-rata pelanggaran yang dilakukan yaitu sebesar 15,3 per pertandingan. Tertinggi kedua setelah Torino dengan angka 16,3 per pertandingan.

Dengan kondisi yang sudah resmi degradasi, ada baiknya Chievo memaksimalkan pemain binaannya di sisa musim ini. Jika diamati, tim U-19 dari The Flying Donkeys sekarang berada di urutan enam klasemen sementara Campionato Primavera 1. Tentu ini akan menjadi kesempatan yang berguna mencoba memainkan youngster yang ada. Mengingat skuad Chievo sekarang menjadi yang tertua di Serie A. Terdapat dua pemain berusia kepala empat yakni Stefano Sorrentino dan Sergio Pellissier.