Telah banyak pesepakbola dari Argentina yang merumput di dataran Eropa. Inggris dengan kompetisi tenarnya, Premier League mempunyai daya tarik yang memikat pemain mana saja termasuk para pemain dari negara asal tarian Tango tersebut. Ada yang sanggup mendulang kesuksesan, ada pula yang karirnya biasa-biasa dan juga cenderung menurun.

Berikut klub-klub Premier League yang memakai jasa pemain Argentina beserta kontribusinya yang dirangkum Kesebelasan Amatir.

Nasib berbeda duo Manchester
Sepanjang sejarah Manchester United, sudah ada 6 pemain berkebangsaan Argentina yang didatangkan. Juan Sebastian Veron dan Angel Di Maria yang merupakan gelandang jempolan beda generasi tak bisa bersinar di Old Trafford. Gabriel Heinze dan Marcos Rojo dengan kemampuan versatile players jarang tampil inti secara kontinu. Sergio Romero diboyong ke Old Trafford dengan predikat penjaga gawang utama timnas Argentina, disiapkan sebagai kiper prioritas kedua setelah David De Gea. Carlos Tevez yang diandalkan oleh manajer legendaris, Sir Alex Ferguson memilih pergi ke rival sekota.

Dari kubu Manchester City, bisa meraup banyak gelar di kancah domestik berkat sumbangsih para pemain Argentina yang bergabung. Carlos Tevez, Martin Demichelis, Willy Caballero, Pablo Zabaleta telah memperkuat strategi The Citizens kendati harus berbagi menit bermain dengan pemain lainnya. Yang masih bertahan dan kerap dimainkan yaitu Sergio Aguero dan Nicolas Otamendi.

Bagaimana dengan London?
Pada tahun 1978, begitu gelaran akbar World Cup selesai, Tottenham Hotspur merekrut dua pemain berkebangsaan Argentina. Kedua pemain tersebut masuk dalam skuad timnas yang berhasil menjuarai World Cup. Yakni Osvaldo Ardiles dan Ricardo Villa. Mereka membantu Spurs memenangi FA Cup musim 1980/81.

Kemudian berlanjut pada pertengahan tahun 2013, Erik Lamela direkrut sebagai pengganti dari Gareth Bale yang hijrah ke Real Madrid dengan tebusan uang yang banyak. Dan untuk musim ini, ada 4 pemain berkebangsaan Argentina dalam skuad Spurs. Selain Erik Lamela, ada Giovani Lo Celso, Paulo Gazzaniga dan Juan Foyth.

Klub asal ibukota Inggris lain, West Ham United juga merupakan pemakai cukup banyak pemain Argentina. Paling diingat yaitu transfer rumit perekrutan Carlos Tevez dan Javier Mascherano pada musim 2006/07. Kemudian pada tahun 2014, Mauro Zarate diboyong untuk pertajam lini depan. Kini, ada Pablo Zabaleta dan Manuel Lanzini yang menjadi pemain The Hammers berkebangsaan Argentina.

Sementara dari Chelsea, pemain-pemain Argentina yang hadir tak ada yang bertahan lama di Stamford Bridge. Juan Sebastian Veron, Hernan Crespo, Gonzalo Higuain memilih menyudahi karir di Inggris dan balik ke Italia setelah tak kerasan bersama The Blues. Franco Di Santo yang direkrut pada usia muda tak mendapat nasib baik. Saat ini ada Willy Caballero yang notabene kiper pelapis.

Arsenal juga tak dapat menemukan tuah positif dari pemain Argentina yang didatangkan. Nelson Vivas dan Nestor Caballero yang tiba pada tahun 1998 gagal menjadi pemain andalan. Kemudian dalam skuad sekarang, Emiliano Martinez dengan status kiper pelapis.

Memang di Premier League untuk pos kiper, para pemain Argentina kesulitan menembus tempat inti. Namun ada pengecualian, yakni Julian Speroni. Iya, dia berhasil mendapat kepercayaan sebagai penjaga gawang utama di Crystal Palace. Kendati begitu memasuki usia senja sebagai pebola, Julian Speroni masih dipertahankan agar menjadi pelapis sepadan.

Nama-nama lain
Kehadiran Javier Mascherano dan Maxi Rodriguez di Anfield kerap menolong Liverpool dalam memenangkan pertandingan. Kemudian di Newcastle United, Jonas Gutierrez dan Fabricio Coloccini sanggup menjadi pemain andalan.

Julio Arca yang menjulang namanya bersama Middlesbrough. Horacio Carbonari dengan Derby Country sudah menjalani lebih dari 80 pertandingan di Premier League. Claudio Yacob yang bertahan 6 tahun di West Browmwich Albion.

Untuk musim ini, Emiliano Buendia dari Norwich City dan Roberto Pereyra dari Watford dapat banyak kepercayaan bermain bersama klubnya.