Tak ada uang yang dikeluarkan Tottenham Hotspur untuk perekrutan pemain pada musim ini. Baik itu pada bursa transfer periode pertama dan kedua, Spurs enggan mengisi keranjang belanja pebola. Skuat kesebelasan asal wilayah London Utara ini cukup menambah pemain-pemain dari akademi dan pemain yang selesai menjalani masa peminjaman.

Sejatinya memang Tottenham Hotspur bukanlah tim yang gemar mengeluarkan uang yang banyak dalam membeli seorang pemain. Rekor pembelian pemain termahal yang dicatat oleh Transfermarkt yaitu pemboyongan Davinson Sanchez dari Ajax Amsterdam yang ditebus uang £36 juta. Berbeda jauh dengan klub papan atas Premier League lain yang sanggup membayar lebih dari £40 juta untuk seorang pemain.

Tapi Spurs tidak termasuk klub yang sangat irit. Karena pernah juga mereka jor-joran dalam bursa transfer. Seperti pada persiapan menghadapi musim 2013/14, dimana The Lilywhites menghabiskan 100 juta paun untuk merekrut banyak pemain. Imbas dari kucuran dana segar hasil penjualan Gareth Bale ke Real Madrid yang ketika itu memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia.

Menariknya, meski kerap mengambil untung besar soal menjual pemain, Spurs kadang rugi dalam mengalokasikan uang yang didapat untuk membeli pemain yang cukup mahal. Akibat dianggap tidak memberikan kontribusi yang baik, The Lilywhites rela tekor melepas pemain pada harga dibawah saat dibelinya.ya.

Sebagai contoh, pada musim panas tahun 2007. Darren Bent yang saat itu adalah salah satu youngster Inggris terfavorit didatangkan. Dana yang dirogoh pun cukup besar yakni kurang lebih 22 juta paun. Sehingga menjadi rekor pembelian pemain untuk Tottenham. Dia pun hanya bertahan dua musim di White Hart Lane. Spurs menjualnya ke Sunderland dengan nominal sekitar 10 juta paun.

Lanjut ke pertengahan tahun 2008, Spurs kembali merekrut pemain Inggris yang namanya tengah melejit, David Bentley. Uang sekitar 19 juta paun menjadi biaya yang harus dibayar untuk mengeluarkannya dari Blackburn Rovers. Namun pemain lulusan akademi Arsenal tersebut gagal menampilkan permainan terbaiknya. Kemudian lebih sering dipinjamkan ke klub lain sampai kontraknya habis dan mengakibatkan stress baginya sehingga memutuskan gantung sepatu.

Roberto Soldado saat pindah ke Spurs nilai transfernya yaitu 27 juta paun. Pembelian termahal dari sekian borongan belanja pemain The Lilywhites pada musim 2013/14. Sayangnya dia gagal menampilkan performa yang tajam dalam kurun dua musim berseragam putih tim London Utara tersebut. Sehingga memutuskan pulang kampung ke Spanyol. Soldado dijual ke Villarreal sekitar 14 juta paun.

Manajer Spurs saat ini, Mauricio Pochettino masih yakin dengan kekuatan skuat asuhannya. Kendati problem cedera masih mengganggu. Klub yang lahir tahun 1882 ini sanggup bertahan di papan atas klasemen sementara Premier League. Dan masih berjuang di kompetisi tertinggi antar klub Eropa, Liga Champions.