Persebaya Surabaya sudah mengumumkan kepada khalayak sudah merekrut kembali David Da Silva. Penyerang kelahiran Brasil yang menjadi tombak kebanggaan Bajul Ijo dengan torehan 20 gol di kompetisi Liga 1 2018. Awal tahun ini dia mencoba peruntungannya di Korea Selatan. Namun gagal menunjukkan tajinya dan dilepas klub Pohang Steelers.

Kehadiran David Da Silva (DDS) bisa menjadi pelega buat mereka yang mengkhawatirkan perfoma Persebaya yang tengah menurun. Apalagi sosok yang disiapkan sebagai juru gedor pengganti, Amido Balde belakangan ini permainannya tak bisa mendongkrak tim.

Sebenarnya, Amido Balde dan David Da Silva sama-sama tidak memiliki keunggulan dalam kecepatan. Secara postur badan, keduanya serupa. DDS sudah terbukti bisa menemukan celah-celah pertahanan ala liga Indonesia. Sementara Balde masih dalam proses adaptasi mengenal sepak bola kita.

Namun bukan berarti Amido Balde dan David Da Silva tak bisa dimainkan bersama. Apalagi skuat Persebaya yang ada saat ini dapat mendukung duet Balde-DDS. Dikemas oleh formasi 4-4-2, sayap-sayap kepunyaan Bajul Ijo seperti Osvaldo Haay dan Irfan Jaya menjadi jaminan servis buat penyerang. Jika satu striker masih mentok, mungkin dengan kehadiran dua striker dapat menyelesaikan masalah seret gol.

Slot pemain asing Persebaya Surabaya saat ini terisi tiga pemain. Selain Amido Balde (Guinea-Bissau), ada Manuchekhr Dzhalilov (Tajikistan) dan Damian Lizio (Bolivia). Sedangkan Otavio Dutra yang asli Brasil, sudah dinaturalisasi kewarganegaraannya menjadi WNI.

David Da Silva memang akan perkuat Persebaya pada putaran kedua Liga 1 2019. Masih ada waktu bagi Amido Balde untuk membuktikan kapasitasnya sehingga bisa bertahan menjadi personil Bajul Ijo.