Salah satu kesebelasan yang termasyhur dari wilayah Indonesia Timur ialah Persipura Jayapura. Dengan kesuksesannya merengkuh gelar juara Liga Indonesia sebanyak 4 kali. Talenta-talenta lokal asli dari tanah Bumi Cendrawasih turut menjadi bagian keberhasilan klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut. Selain itu, terdapat bantuan dari para pebola asing yang dipercaya mengenakan seragam merah-hitam khas Papua. Berikut adalah sebelas rangking pemain-pemain yang berasal dari manca negara yang pernah memperkuat Persipura Jayapura.

11. Eric Mabenga
Eric Mabenga menjadi gelandang asing inti dari skuat Persipura Jayapura yang menjuarai Liga Indonesia XI tahun 2005. Selepas keberhasilan bersama Mutiara Hitam, dia hengkang ke Persija Jakarta di musim selanjutnya.

10. Christian Lenglolo
Penyerang asing Christian Lenglolo sukses berkolaborasi dengan striker muda asli Papua, Boaz Salossa. Sama seperti Mabenga, begitu Liga Indonesia XI tahun 2005 selesai, Lenglolo meninggalkan Stadion Mandala.

9. Ricardinho
Pada putaran kedua ISC A 2016, Persipura mendatangkan Ricardinho. Kontribusi 5 gol berhasil diciptakannya dari 16 caps. Permainan Mutiara Hitam kembali trengginas dan akhirnya keluar sebagai juara ISC A 2016. Jasa gelandang asal Brazil ini tak terpakai lagi untuk musim selanjutnya yaitu Liga 1 2017.

8. Ernest Jeremiah
Superioritas Persipura di ISL 2008/09 berkat kedahsyatan lini depannya. Karena tiga penyerangnya bisa bikin gol dalam angka dua digit. Ernest Jeremiah salah satu personel dari tridente maut Mutiara Hitam di musim tersebut. Sebanyak 17 gol yang berhasil dibuatnya. Pergi dari Jayapura, striker berkebangsaan Nigeria ini pindah ke klub liga Tiongkok.

7. Lim Jun Sik
Setelah sukses menjadi kampiun ISL 2011/12 bersama Sriwijaya FC, Lim Jun Sik pindah ke Persipura. Kehadirannya demi menambah kekuatan lini tengah. Kemudian di ISL 2013, gelandang yang akrab dengan nomor punggung 4 itu kembali merasakan gelar juara. Dia mampu bertahan di Jayapura sampai tahun 2016.

6. Otavio Dutra
Menghadapi ISL musim 2012/13, Persipura memboyong bek berkewarganegaraan Brazil Otavio Dutra. Oleh pelatih tim saat itu, Jacksen F. Tiago, Dutra berduet dengan Bio Paulin untuk menjaga kekokohan lini belakang sehingga bisa merebut titel juara ISL. Selain itu, dia juga cukup produktif dengan torehan 10 gol. Sayangnya, urusan nilai kontrak yang meningkat membuatnya hanya semusim membela Mutiara Hitam.

5. Alberto Goncalves
Awal mula karir Alberto Goncalves di Indonesia yakni pada tahun 2007 dengan gabung ke Persipura Jayapura. Striker yang sapaan pendeknya Beto ini langsung dikenal sebagai pencetak gol ulung. Bersama Mutiara Hitam, satu gelar juara ISL berhasil direngkuh. Selain itu, berbagai penghargaan sepatu emas yang diterima karena menjadi top skor di beberapa kompetisi nasional. Sempat hengkang ke klub India, Beto kembali perkuat Persipura di putaran kedua ISL 2011/12.

4. Zah Rahan
Sadar kekurangan sosok playmaker, Jacksen F. Tiago selaku pelatih Persipura saat itu meminta merekrut Zah Rahan dari Sriwijaya FC. Perpindahan gelandang timnas Liberia itu terjadi pada awal musim 2010/11. Zah Rahan membela Mutiara Hitam sampai Tahun 2013. Dengan dua gelar juara ISL yang dapat digapainya.

3. Victor Igbonefo
Pertama kali tiba di Indonesia sekitar tahun 2005, Victor Igbonefo mulai meniti karir sepak bola bersama Persipura. Bek yang kemudian sudah dinaturalisasi kewarganegaraannya menjadi WNI ini menjadi bagian dari skuad Mutiara Hitam sampai tahun 2011. Dalam rentang tujuh tahun tersebut, tiga gelar juara Liga Indonesia berhasil diraihnya.

2. Yoo Jae Hoon
Yoo Jae Hoon menjadi salah satu kiper asing terbaik di kancah Liga Indonesia. Mengawal gawang Persipura sejak tahun 2010 sampai 2015. Sempat hijrah ke Bali United, dia kembali perkuat Persipura di ISC A 2016 dan Liga 1 2017. Selama dua periode tersebut, dua titel jawara Liga Indonesia dan satu trofi ISC A 2016 diperolehnya.

1. Bio Paulin
Masa bakti Bio Paulin dengan Persipura Jayapura berlangsung selama 10 tahun. Sejak tahun 2007 sampai menjelang bergulirnya Liga 1 2017. Tiga kali menjuarai Liga Indonesia dan memenangkan ISC A 2016 menjadi prestasinya di Mutiara Hitam. Dia pun bisa menjadi WNI karena manajemen Persipura yang aktif mengurus prosesnya.