Vietnam berhasil menyingkirkan Yordania yang pada penyisihan grup menjadi salah satu timnas yang gawangnya sulit ditembus. Keberhasilan memenangkan adu penalti menjadikan Golden Dragons melaju ke babak 8 besar seperti pada Piala Asia 2007 lalu. Kampiun Piala AFF 2018 ini menjadi negara non-unggulan level ketiga yang tersisa di Uni Emirat Arab.

Setengah dari jumlah pertandingan di fase perdelapan-final Piala Asia 2019 berlangsung hingga perpanjangan waktu. Total tercipta 17 gol. Perburuan trofi juara turnamen antar benua kuning tahun ini menyisakan 8 negara.

Berikut sebelas terbaik dari pertandingan-pertandingan babak 16 besar Piala Asia 2019.

Menghadapi tendangan mengarah ke gawang dari lawan sebanyak 17 kali. Sebanyak 9 kali penyelamatan berhasil dilakukan. Dalam babak adu penalti, Ignatiy Nesterov bisa mementahkan satu tendangan diantara lima penendang dari Australia. Sayangnya, kiper berusia 35 tahun dan negaranya gagal melaju ke 8 besar Piala Asia 2019.

Atas kemenangan tipis Jepang dari Arab Saudi di babak 16 besar Piala Asia 2019, Takehiro Tomiyasu tak hanya berandil berkat mencetak gol. Dia paling banyak melakukan clearance di pertandingan tersebut dengan 11 kali. Kemudian menjadi bek Samurai Biru yang paling aktif menyentuh bola sebanyak 43 kali dan tersering melakukan passing dengan angka 25 umpan.

Lewat eksekusi tendangan bebas yang memukau, Bassam Hisham Al-Rawi berjasa dalam kelolosan Qatar ke perempat final Piala Asia 2019. Meski masih berusia 21 tahun, ia sudah bisa menjadi palang pintu tangguh buat timnasnya. Jumlah 64 touches dengan presentase aerial duels won diatas 55% membuatnya menjadi bek Qatar yang paling sibuk pada partai 16 besar Piala Asia 2019.

Sisi kanan Vietnam berhasil diamankan dengan baik oleh Nguyen Trong Hoang. Dia menjadi personil lini belakang Golden Dragons yang terbanyak melakukan tekel saat menghadapi Yordania. Selain itu,ia juga menyumbang satu asis. Ini adalah asis keduanya dalam turnamen Piala Asia 2019. Main selama 117 menit, akurasi umpan pada pertandingan tersebut mencapai 83,9%.

Kim Jin-Su berhasil menjalankan peran sebagai supersub di pertandingan Korea Selatan melawan Bahrain. Masuk sebagai pemain pengganti pada waktu tambahan, ia berhasil mencetak gol kemenangan. Bek yang pernah merumput di klub Bundesliga, Hoffenheim paling rajin membuat long passes diantara penghuni lini belakang Taegeuk Warriors sebesar 21,4% dari 24 menit bermain.

Secara penguasaan bola, Jepang memang kalah dari Arab Saudi. Tapi pertarungan lini tengah antar kedua negara berlangsung alot. Gaku Shibasaki menjadi gelandang yang paling giat melakukan umpan silang sebanyak 6 kali serta terbanyak melakukan intersep sebanyak 2 kali. Pemain yang kini berkarir di klub Spanyol, Getafe berhasil membuat asis penting untuk kemenangan Jepang.

Meski berakhir imbang tanpa gol, Australia mendominasi ketimbang Uzbekistan dari ball possession sebesar 60,7%. Jackson Irvine yang bermain selama 120 menit, bikin 147 umpan sehingga paling getol dalam urusan passing. Dengan tingkat keakuratan umpan paling tinggi dari pemain Socceroos lain yakni 94,6%. Dia juga menjadi gelandang yang terbanyak melakukan intersep sebanyak 3 kali.

Iran unggul mutlak dari Oman pada pertandingan 16 besar Piala Asia 2019. Alireza Jahanbakhsh dan Ashkan Dejagah tak Cuma berjasa melalui gol yang dibuatnya dalam kemenangan Iran atas Oman. Keduanya menjadi gelandang Team Melli yang rajin membuat umpan silang. Masing-masing membuat crossing sebanyak 5 dan 8 kali. Serta turut melakukan intersep dibanding rekan lini tengah lainnya.

Berposisi sebagai winger kiri, Gao Lin menjadi pemain China dengan dribble terbanyak saat menekuk Thailand. Pergerakan yang merepotkan pertahanan lawan dan menghasilkan pelanggaran di kotak penalti. Eksekusi tendangan 12 pasnya sukses menjebol gawang dan menjadikan keunggulan China atas Thailand. Bersentuhan dengan bola sebanyak 58 kali, dia bisa membuat 3 clearance untuk membantu timnasnya mengantisipasi lawan.

Ali Ahmed Mabkhout membuktikan konsistensi ketajamannya. Dengan golnya di babak 16 besar, sudah tiga partai beruntun Piala Asia 2019 namanya menghiasi papan skor UEA. Tendangan penalti yang menjadi penentu kemenangan melawan Kirgistan, berasal dari dilanggarnya striker klub Al Jazira tersebut di kotak penalti. Walau berposisi sebagai penyerang, ia sanggup membuat 2 clearance dan 2 blocked untuk mematahkan serangan lawan.

Strategi yang diusung Paulo Bento untuk menguasai pertandingan berjalan baik. Sebesar 70,5% ball possession dan total 865 umpan dibuat para pemain Korea Selatan. Ditengah kebuntuan mencetak gol, pilihan mengganti pemain pun tepat. Oleh karena itu, eks juru taktik timnas Portugal tersebut dipilih Kesebelasan Amatir sebagai pelatih terbaik di babak 16 besar Piala 2019.