Tidak ada kejutan berarti di matchday 2 Piala Asia 2019. Timnas-timnas favorit masih aman mengambil 3 poin. Sembilan kontestan sudah memastikan tempat di fase 16 besar Piala Asia 2019.

Kemudian tercipta kemenangan dengan skor mencolok, selisih enam gol di hasil akhir partai Qatar melawan Korea Utara. Iran menorehkan rekor dengan 9 kemenangan beruntun dalam pertandingan-pertandingan penyisihan grup. Jumlah gol secara keseluruhan di matchday 2 yaitu 30 gol. Menurun dari matchday sebelumnya yang menghasilkan total 36 gol.

Berikut kesebelasan terbaik dari pertandingan-pertandingan kedua penyisihan grup Piala Asia 2019.

Pelatih Kirgistan, Aleksandr Krestinin melakukan perubahan di pos kiper inti. Sebelumnya dihuni oleh Pavel Matiash. Menghadapi Korea Selatan, Kutman Kadyrbekov yang dipercaya sebagai starter. Penjaga gawang berusia 21 tahun tampil apik dengan melakukan 6 penyelamatan pada partai debut membela negaranya. Jumlah saves tertinggi di matchday 2 Piala Asia 2019.

Bek Jepang, Hiroki Sakai menjaga sisi kanan pertahanan dengan lugas. Dengan 3 tekel dan 3 sapuan menjadikannya personil lini belakang Samurai Biru yang sibuk. Gawang Suichi Gonda tidak terbobol oleh serangan-serangan minimalis Oman.

Chul Hong berkontribusi dengan satu asis saat Korea Selatan menang tipis atas Kirgistan. Determinasinya saat ikut membantu serangan menjadikan Taegeuk Warriors punya alternatif di kala lawan sangat rapih bertahan. Dia menjadi satu-satunya bek Korsel yang melepaskan tembakan tepat sasaran.

Selain mencetak gol kemenangan, Min Jae Kim berperan atas kedisiplinan lini belakang Korea Selatan. Bek yang membela Jeonbuk Motors tersebut juga aktif membantu serangan. Dengan memberikan distribusi umpan sebanyak 79 kali yang menjadi terbanyak diantara kuartet bek Taegeuk Warriors.

Perkasanya lini belakang Jordania tak lepas dari peran Tareq Khattab. Pada partai kontra Syria, ia melakukan 11 clearance. Terbanyak di matchday 2 Piala Asia 2019. Ditambah, bek yang berusia 26 tahun tersebut juga ikut mencetak gol bagi kemenangan negaranya.

Pada partai kontra Vietnam, Omid Ebrahimi menjadi pemain Iran yang paling banyak menyentuh bola. Sebanyak 100 sentuhan dengan 90 umpan dibuatnya. Sehingga keseimbangan lini tengah Team Melli terjaga dan bisa mengatasi perlawanan timnas yang menjuarai Piala AFF 2018 tersebut.

Pemain Irak dengan presentase umpan sukses tertinggi di pertandingan melawan Yaman yaitu Bashar Resan. Dari 60 umpan, 96,7% tepat tertuju untuk rekan-rekannya. Gelandang yang memperkuat Persepolis FC ini juga turut menyumbang 1 gol.

Dari pesta gol Qatar di matchday 2, ada dua pemain yang menorehkan penting catatan penting. Akram Afif yang bikin 4 asis. Serta Almoez Ali yang cetak 4 gol. Perpaduan aksi keduanya berujung tiga gol timnas berjuluk Al-Annabi. Sebuah pembuktian kualitas yang baik dari mereka yang pernah menggeluti sepak bola di ranah Spanyol.

Uzbeksitan mencukur negara serumpunnya Turkmenistan empat gol tanpa balas. The White Wolves bermain dengan efektifitas yang baik. Penyerang Eldor Shomurodov membuat dwigol dari 3 tembakan yang semuanya tepat sasaran. Jaloliddin Masharipov yang mengisi posisi sayap menciptakan umpan silang terbanyak pada partai tersebut sebanyak 6 kali serta 1 gol lalu 1 asis.

Asa Thailand untuk bertahan di Piala Asia berpendar kembali berkat menang atas Bahrain di ronde kedua fase grup. Sirisak Yodyardthai yang menggantikan Milovan Rajevac, mengerahkan taktik pertahanan solid dengan menggunakan 5 bek. Tapi di lapangan, Teerasil Dangda dkk tidak bermain amat defensive. Oleh karena itu, pria yang sebelumnya menjabat asisten pelatih ini dipilih Kesebelasan Amatir sebagai pelatih terbaik matchday 2 Piala Asia 2019.