Putaran ketiga penyisihan grup Piala Asia 2019 telah rampung. Sama seperti matchday sebelumnya, telah tercipta total 30 gol dari 12 laga. Korea Selatan, Jepang dan Qatar menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan kemenangan. Sementara posisi ketiga grup yang mendapat tiket lolos babak perdelapan final yaitu Bahrain, Oman, Kirgistan, Vietnam.

Kirgistan yang notabene timnas debutan di turnamen antar bangsa benua kuning tersebut sukses bikin sejarah dengan melaju ke fase knock-out. Vietnam dan Thailand menjadi wakil Asia tenggara yang masih bertahan di Piala Asia 2019.


Berikut sebelas terbaik dari pertandingan-pertandingan ketiga penyisihan grup Piala Asia 2019.

Kiper utama China, Yan Junling tampil gemilang. Dibombardir tembakan-tembakan dari pemain-pemain Korea Selatan sebanyak 17 kali, ia sanggup bikin 6 penyelamatan. Jumlah terbanyak pada matchday 3 kali ini.

Dengan 4 clearance yang dilakukan, Kim Young-Gwon mengamankan pertahanan Korea Selatan dari kebobolan. Selain itu dia juga aktif menjaga distribusi bola dengan 60 umpan. Bek Taegeuk Warriors yang paling sibuk dalam urusan passing.

Tiga kali percobaan tembakan dari luar kotak penalti membuahkan 1 gol. Itu yang dilakukan Tsukasa Shiotani saat Jepang mengalahkan Uzbekistan. Bek yang memperkuat klub Uni Emirat Arab, Al Ain menjadi pemain yang paling sering tekel dalam laga tersebut sebanyak 5 kali.

Kendati baru berusia 19 tahun, Doan Van Hau tak minder tampil di hajatan besar seperti Piala Asia. Dengan lugas ia menjaga pertahanan Vietnam dari serangan Yaman. Melakukan tekel 4 kali, clearance 7 kali dan aktif bersentuhan dengan bola sebanyak 80 kali.

Theerathon Bunmathan menjadi bek Thailand yang paling rajin menyentuh bola. Sebanyak 55 sentuhan dengan 30 kali mengumpan. Selain itu dia berhasil bikin 2 kali intercept. Sehingga timnas yang berjuluk Changsuek bisa mengimbangi tuan rumah, Uni Emirat Arab.

Menempati sektor kanan pertahanan tidak jadi masalah bagi Kairat Zhyrgalbek. Sebelumnya ia sering bermain di pos sayap kiri pada lini tengah. Dengan posisi barunya tersebut pemain klub Dordoi ini menghasilkan 6 umpan silang dan presentase tekel dalam partai Kirgistan melawan Filipina mencapai 100%.

Sebanyak 90 kali bersentuhan dengan bola dan 74 umpan dibuat Ahmed Mubarak Al Mahaijri. Mampu menjadi penyeimbang lini tengah yang baik. Kapten timnas Oman tersebut menyumbang 1 gol dan 1 asis dalam pertandingan melawan Turkmenistan.

Kemenangan penting yang diraih Australia atas Suriah tak lepas dari peran Chris Ikonomidis. Dari tiga gol yang dicetak Socceroos, gelandang klub Perth Glory ini menyumbang 1 gol dan 2 asis. Dalam partai tersebut, ia juga rajin mengirim umpan silang sebanyak 3 kali diantara penghuni lini tengah lainnya.

Kemenangan Vietnam menang dua gol tanpa balas atas Yaman diwarnai dengan eksekusi tendangan bebas yang ciamik dari Nguyen Quang Hai. Pemain bernomor punggung 19 ini menciptakan passing sejumlah 72 kali dengan 4 diantaranya crossing. Dia menjadi gelandang yang paling banyak bikin umpan pada partai tersebut.

Almoez Ali kembali bikin gol di pertandingan fase grup. Kali ini brace yang dibuatnya menjadikan Qatar unggul atas Arab Saudi. Dua gol tersebut berasal 3 kali percobaan tembakan ke gawang lawan. Dia pun makin mantap memimpin daftar top skor dengan 7 gol.

Pahlawan kemenangan Kirgistan atas Filipina salah satunya yaitu pemain keturunan Jerman, Vitalij Lux. Penyerang blasteran tersebut melesakkan 8 tembakan yang 7 dari dalam kotak penalti. Empat diantaranya shots on target. Dari situ dia mencetak tiga gol pada turnamen internasional perdananya.

Pelatih timnas Kirgistan, Aleksandr Krestinin dipilih Kesebelasan Amatir sebagai pelatih terbaik matchday 3 Piala Asia 2019. Mempertahankan pakem 3-5-2 yang bisa berubah 5-3-2 untuk melawan Filipina. Skema tersebut sebelumnya sanggup membuat Korea Selatan bekerja sangat keras meladeni Kirgistan. Meski kalah penguasaan bola dari Filipina, Mirlan Murzaev cs lebih sering melepas tembakan sebanyak 21 kali. Krestinin berhasil unggul adu taktik atas pelatih sekaliber Sven-Goran Eriksson.