Sebuah bola pantai bisa mempengaruhi jalannya pertandingan sepak bola. Momen tersebut terjadi pada tanggal 17 Oktober 2009. Setelah menyelesaikan masa jeda internasional, Premier League melanjutkan perputaran kompetisinya dengan menjadwalkan Sunderland menjamu salah satu klub raksasa Liga Inggris, Liverpool. Kala itu The Black Cats tengah on fire berkat strikernya, Darren Bent. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu dalam performa meyakinkan dan baru saja mendapat panggilan membela tim nasional Inggris asuhan Fabio Capello. Sementara The Reds dalam kondisi yang tidak baik. Delapan pertandingan awal di liga, lima kali menang dan tiga kali kalah.

Tempat pertandingan, Stadium of Light terlihat terisi ramai orang pada sore itu. Sebelum wasit Mike Jones beserta rekan wasit yang lain masuk ke lapangan kemudian diiringi pemain yang tampil, para penonton di tribun melakukan cara masing-masing untuk menyambut mulainya permainan. Salah satunya adalah Callum Campbell yang menepuk bola pantai yang terdapat logo Liverpool yang melintas dihadapannya.

Memasuki menit 5 pertandingan, Darren Bent bersiap melakukan tembakan ke gawang Liverpool yang dijaga Pepe Reina. Pada momen tersebut, bergulir pula bola pantai yang mendekat ke gawang Liverpool. Kemudian “komunikasi” antara bola sepak dengan bola pantai tersebut menghasilkan sebuah gol. Pemain Sunderland dan para pendukungnya merayakan gol tersebut. Sedangkan The Reds yang dikapteni Jamie Carragher mendekati wasit Mike Jones untuk memberitahukan apa yang terjadi.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta pada laga ini. Tiga poin berhasil diraih dan melanjutkan tren positif Sunderland dan juga Darren Bent yang di 4 partai liga sebelumnya selalu mencetak gol. Liverpool semakin merana dengan kekalahan tersebut. Musim 2009/10 merupakan salah satu musim yang tidak menyenangkan untuk segenap insan The Reds.

Imbas dari insiden gol “ajaib” yang tercipta di duel tersebut sangat terasa pula oleh Callum Campbell. Apalagi dia merupakan pendukung Liverpool dan pada saat itu berusia 16 tahun. Dan setelah kejadian tersebut, The Reds melakukan tindak lanjut berupa menyita atau tidak memperbolehkan bola pantai sebagai barang yang dibawa suporter saat ingin memasuki Stadion Anfield.