Pada tanggal 14 Mei 1980, terhelat final Piala Winners’ Cup 1979/80 yang berlangsung di stadion Heysel (sekarang bernama King Baudouin Stadium). Duel antara klub dari Spanyol, Valencia melawan kesebelasan dari Inggris, Arsenal. Saat itu, Valencia diperkuat oleh superstar dari Argentina, Mario Kempes. Arsenal dikenal dengan pertahanannya yang kuat berkat keberadaan Pat Rice dan David O’Leary.

Baik itu Valencia atau Arsenal, kali pertama menjejakkan kaki sampai ke partai final dari turnamen ajang tingkat ketiga yang diselenggarakan UEFA. Kedua tim sama-sama pernah merebut European Fairs Cup, kejuaraan antar klub Eropa yang populer pada era 60-an.

Sebelum memasuki pertandingan puncak, Valencia menyingkirkan Boldklubben 1903, Rangers, Barcelona dan Nantes. Sedangkan Arsenal menaklukkan Fenerbahce, Magdeburg, Goteborg dan Juventus. Tercatat kurang lebih 40.000 pasang mata hadir menyaksikan langsung partai final Piala Winners’ Cup 1979/80.

Hingga seratus dua puluh menit pertandingan final Winners’ Cup 1979/80 berlalu, tidak gol yang tercipta dari pemain Valencia atau Arsenal. Babak adu penalti disiapkan untuk mencari penentuan sang juara. Penendang pertama dari masing-masing tim gagal mengeksekusi sepakan 12 pas untuk menjebol gawang. Kemudian empat pemain setelahnya di kedua klub tersebut tak berhalangan memasukkan bola.

Penendang ke-enam menjadi momentum akhir final. Bek dari Valencia, Ricardo Arias sukses membobol gawang kiper The Gunners, Pat Jennings. Sementara Arsenal dengan eksekutornya Graham Rix gagal menjadi gol karena bola sepakannya ditepis kiper Los Ches, Carlos Pereira.

Kesuksesan Valencia menjuarai Winners’ Cup 1979/80 meneruskan keberhasilan klub La Liga di ajang tersebut. Karena pada musim sebelumnya, Barcelona berhasil menjadi kampiun Winners’ Cup. Satu-satunya trofi dari turnamen antar klub Eropa yang bisa digenggam oleh Alfredo Di Stefano selama karir kepelatihannya.

Bagi Arsenal, musim 1979/80 dihiasi oleh dua kegagalan dalam menjalani partai final. Yang pertama dari ajang FA Cup, dimana The Gunners keok dari West Ham United. Selang empat hari, kekalahan di Winners’ Cup menambah kesedihan Terry Neill selaku manajer, para pemain dan banyak pendukung klub.