Setelah membahas mengenai pengenalan MLS Fantasy kemarin, mungkin saya akan membagi sedikit tips dan trik bermain MLS Fantasy sejak awal saya bermain di tahun 2017.

1.) Pentingnya laga home and away serta statistiknya

Perhatikan tim yang akan bermain di kandang ataupun tandang, seperti di musim 2018 sebelumnya hampir beberapa tim yang main di kandang lebih superior jika dibanding main di laga tandang. Contohnya saja seperti DC United dan Real Salt Lake yang musim lalu hanya kalah di 2 laga kandang dari 17 partai kandang mereka, tapi berbanding 9 kekalahan milik DC dan 11 kekalahan milik RSL di laga tandang dari 17 partai tandang mereka.

Tapi jangan ragu juga untuk mengambil tim yang bermain tandang, seperti Atlanta United, New York Red Bulls, dan Sporting Kansas City yang musim lalu mampu bermain baik di partai tandang. Musim kemarin ATL, NYRB, dan SKC hanya kalah 5 kali di laga tandang dari 17 laga tandang mereka. Untuk jumlah kemenangan NYRB dan SKC mampu memenangkan 8 partai tandang mereka, bahkan ATL lebih superior lagi dengan mampu memenangkan 10 partai tandang dari 17 laga tandang mereka.

Berikut tabel home and away dari kedua wilayah di musim 2018 kemarin, mungkin bisa dipakai sebagai referensi dan patokan dalam memilih pemain. Tidak ada FC Cincinnati di musim lalu karena mereka baru saja bergabung dengan MLS sebagai tim ekspansi baru musim ini.

(Tabel Form Home dan Away MLS 2018 “Eastern Conference”)

  

(Tabel Form Home dan Away MLS 2018 “Western Conference”)

Catatan:
Tabel ini hanya sebagai referensi, pemilihan pemain tetap ada di tangan para pemain MLS Fantasy.

2.) Perhatikan jadwal CONCACAF Champion League (CCL) dan kemungkinan rotasi pemain

Kompetisi CCL yaitu kejuaraan sepak bola Internasional tahunan untuk seluruh wilayah CONCACAF (Amerika Utara dan Tengah) dapat dibilang sama seperti UCL di wilayah Eropa. Pertandingan-pertandingan CCL diadakan di tengah pekan, jadi biasanya perhatikan tim yang akan main di CCL bisa saja di match sebelumnya mereka akan melakukan rotasi besar-besaran. Contohnya saja New York Red Bulls yang musim lalu merotasi hampir 7-8 pemainnya menjelang atau sesudah main di CCL. Bahkan NYRB yang sudah tersingkir di semifinal musim lalu pun tetap melakukan rotasi ini menjelang DGW.

 

3.) Manfaatkan Double Game Week (DGW)

Di MLS Fantasy, jadwal DGW bisa dibilang cukup banyak per pekannya, selain itu ditambah unlimited transfer di tiap pekan membuat DGW selalu ditunggu oleh para pemain MLS Fantasy.
Menjelang DGW pastikan :
• Memilih tim yang mendapatkan jatah DGW yang sekira kita bakal meraup kemenangan ataupun cleansheet setidaknya di satu/dua laga tersebut dan juga perhatikan juga faktor home and away seperti di poin pertama.
• Perhatikan rotasi pemain (Sama seperti poin 2), karena DGW biasanya biasanya bermain di tengah pekan juga. Usahakan pilih pemain yang kebal rotasi (Biasanya Kiper, Bek tengah, ataupun gelandang bertahan).

 

4.) Pelajari Rolling Lockout, Autoroo dan fitur lainnya

Salah satu keunggulan dari MLS Fantasy dibanding game fantasy lainnya adalah banyaknya fitur yang memudahkan kita dalam bermain. Salah satunya rolling lockout. Fitur yang satu ini membuat kita bisa mengganti pemain kapan saja sebelum pertandingan tersebut dimulai (kick-off). Tips penggunaannya:
– Cek jadwal pertandingan dan lihat tim yang main lebih awal, misalnya Philadelphia Union vs Toronto FC.
– Cek line-up pilih pemain yang muncul di starting XI, ambil contoh Medunjanin dan Altidore kemudian taruh di bench.
– Kemudian pilih pemain bench fooder ($4.0) yang main di pertandingan terakhir atau pemain dengan Blank GW dan taruh di starting line-up kita.
– Tunggu sampai pertandingan Philadelphia Union vs Toronto FC selesai.
– Jika poin dari Medunjanin dan Altidore tidak memuaskan kita bisa mengganti pemain bench fooder kita dengan pemain yang belum/akan main (harus didukung dengan sisa dana yang memadai juga).
– Jika poin dari Medunjanin dan Altidore cukup memuaskan kita tidak perlu mengganti bench fooder kita. Poin mereka akan otomatis terhitung dikarenakan kita punya 2 pemain yang tidak/belum pemain. Istilah inilah yang dinamakan autoroo.

Catatan:
• Poin yang terhitung dari bench akan berwarna hijau,
• Istilah untuk kiper sebutannya adalah Keeperoo.
• Istilah Switcheroo adalah mengganti pemain di starting dengan pemain di bench secara manual

Ken Renaldo (akun Twitter @Whitesworn)

Hanya pecandu Fantasy Football biasa.

 

Sumber dan referensi tulisan:
fantasy.mlssoccer.com
whoscored.com
Hype Train MLS (@HypeTrainMLS)
MLS Fantasy Boss (@MLSFantasyBoss)
Joe Morgan (@FanDocUnited)