Bursa transfer awal musim 2020/21, Napoli memboyong Victor Osimhen dari klub Prancis, Lille. Pebola kelahiran Nigeria ini sebelum memutuskan hijrah ke kawasan Italia bagian selatan telah banyak menyita perhatian kesebelasan-kesebelasan elit Eropa. Namanya mencuat sejak menjadi bagian dari tim sepak bola negaranya yang menjuarai ajang Piala Dunia U-17 pada tahun 2015.

Berposisi sebagai penyerang, Osimhen memiliki catatan produktivitas yang baik. Contohnya di Piala Dunia U-17 2015 silam, dimana dia berhasil menjadi top skor turnamen dengan torehan 10 gol. Tatkala membela klub Belgia, Charleroi dari 36 partai di berbagai ajang musim 2018/19, 20 gol berhasil dibuatnya. Selanjutnya di Prancis bersama Lille pada musim 2020/21, dimainkan sebanyak 38 laga, Osimhen menciptakan 18 gol.

Victor Osimhen lahir di ibukota Nigeria pada penghujung tahun 1998. Pada masa masih cilik, ibunya telah meninggal dan tak berapa lama dari peristiawa pilu tersebut, ayahnya, Patrick Osimhen kehilangan pekerjaannya. Seperti kebanyakan anak-anak di negara tersebut, memilih sepak bola untuk merubah jalan hidupnya. Dia dan kakaknya (yang lebih dulu masuk) memilih sekolah sepak bola bernama Ultimate Strikers Academy untuk menuntut ilmu mengolah si kulit bundar.

Timnas Nigeria U-17
Tugas berat dipanggul Emmanuel Amuneke saat diberi mandat menjadi pelatih timnas Nigeria U-17. NFA selaku federasi sepak bola di negara tersebut menargetkan pencapaian yang tidak mengecewakan di Piala Dunia U-17 tahun 2015 yang berlangsung di Chile. Demi menjawab tantangan tersebut, Amuneke yang semasa menjadi pemain bola pernah membela klub elit Spanyol Barcelona ini gemar melakukan keliling negara untuk melihat kompetisi-kompetisi akademi sepak bola di Nigeria.

Dari rutinitas tersebut, Amuneke berhasil menemukan pebola muda berbakat diantaranya Samuel Chukwueze, Kelechi Nwakali, dan Victor Osimhen. Seleksi demi seleksi juga dilalui hingga terkumpul 21 pemain yang akan membela Golden Eaglets (julukan timnas Nigeria U-17) di turnamen Piala Dunia edisi tahun 2015.

Sepanjang gelaran Piala Dunia U-17 tahun 2015, Nigeria U-17 tampil perkasa bagi lawan-lawannya. hanya kalah sekali dari Kroasia, itu juga pada fase grup. Mencetak 23 gol dari 7 pertandingan yang dijalani. Diantaranya mengalahkan secara telak tuan rumah, Chile (skor 5-1), Australia (skor 6-0) dan Brasil (skor 3-0). Victor Osimhen yang dipercaya sebagai ujung tombak selalu rutin bikin gol selama turnamen berlangsung kemudian menyabet trofi sepatu emas. Kelechi Nwakali yang merupakan kapten tim sukses mendapat penghargaaan pemain terbaik turnamen tersebut. Gelar juara Piala Dunia U-17 yang kelima tersebut menjadikan Golden Eaglets sebagai pemenang terbanyak sampai sekarang.

 

Awal meniti karir di Eropa
Selepas dari turnamen Piala Dunia U-17, dan setelah menerima laporan dari pemandu bakatnya, klub-klub di Eropa mulai gencar melakukan pendekatan untuk merekrut pemain-pemain Nigeria U-17. Dari sekian penawaran yang didapat, mereka perlu hati-hati agar tidak salah langkah dalam karirnya di masa depan. Kelechi Nwakali (sekarang bermain di Huesca) memilih gabung Arsenal pada tahun 2016. Samuel Chukwueze menerima pinangan Villarreal, dan setelah sempat main tim B-nya, sekarang dia sukses menjadi pemain andalan klub tersebut.

Victor Osimhen memutuskan bergabung klub liga Jerman, VfL Wolfsburg begitu tahun 2017 memulai kalendernya. Satu setengah musim disana, dia kesulitan mendapat kesempatan bermain. Oleh karena itu Die Wölfe memilih untuk meminjamkannya ke klub lain. Belgia menjadi sasaran untuk melanjutkan karirnya di Eropa. Sayangnya dua tim papan atas disana, Club Brugge dan Zulte Waregem tidak tertarik memakai jasanya meski telah melewati masa trial. Hingga akhirnya Charleroi merekrutnya dan merasakan manfaat kedatangan striker muda tersebut.

Selepas dari masa peminjaman selama semusim, Charleroi menebus Osimhen sebesar 13 juta euro untuk mengakuisisinya dari Wolfsburg. Namun belum juga 2019/20 bergulir, Charleroi menerima tawaran yang masuk dari klub lain untuk merekrut Osimhen. Yakni pemegang titel 4 kali juara liga Prancis, Lille. Kebetulan kala itu Lille harus cepat mencari pengganti sepadan untuk lini depan yang ditinggal Nicolas Pepe dan Rafael Leao.

Tanpa ragu begitu mengetahui minat Lille dan tertarik bermain di kompetisi level Eropa, Osimhen bersedia pindah ke Prancis. Charleoi menerima dana pelicin untuk proses transfer pemain sekitar 22 juta euro. Bersama kesebelasan berjuluk Les Dogues tersebut, Osimhen kerap memperlihatkan performa yang menawan. Salah satunya ketika berhasil menjebol gawang Chelsea saat klubnya berhadapan di Liga Champions.

Pergantian agen pemain
Hanya semusim saja Victor Osimhen bermain untuk Lille. Memang tipikal Les Dogues yang tak menahan lama-lama pemainnya berada di klub apabila ada tawaran transfer pemain dengan harga yang tinggi. Napoli yang kerap dalam performa mengecewakan di musim 2019/20 (meski berhasil meraih Coppa Italia) mencoba melakukan perbaikan dengan merekrut pemain bertalenta tinggi.

Ternyata butuh perjuangan yang gigih bagi Napoli agar bisa memboyong Victor Osimhen. Klub lain yang mengincar striker berkebangsaan Nigeria tersebut diantara Inter Milan, Liverpool, Manchester United. Begitu keputusan Ligue 1 2019/20 tak dilanjutkan, dengan sigap Napoli mencoba bernegosiasi dengan Lille dan pemain sejak bulan Juli kemarin.

Proses negosiasi sempat mandek karena Osimhen mengalami masa berkabung akibat wafatnya sang Ayah, Patrick Osimhen. Kemudian pergantian agen juga turut mewarnai saga transfer ini. Jean-Gerard Benoit Czajka yang telah mendampingi sejak umur 14 tahun tak lagi menjadi agennya. Agennya yang baru adalah William D’Avila dari DW Sports Management yang merupakan agen pemain untuk beberapa pemain Nigeria yang merumput di Eropa seperti Emmanuel Dennis (Club Brugge) dan Samuel Kalu (Bordeaux).

Pergantian agen itu tampaknya berawal dari pertemuan antara pemilik Lille, Gerard Lopez dengan pemimpin Napoli, Aurelio De Laurentiis. Menurut penuturan Benoit Czajka, dia sudah ingin terbang ke Italia untuk mengikuti proses negosiasi, namun urung karena penerbangan penuh pada jadwal yang direncanakan. Akan tetapi pihak klub Lille tetap pergi ke Italia dengan menggunakan penerbangan pribadi.

Baca interview Jean-Gerard Benoit Czajka dengan salah satu media olah raga Nigeria, Complete Sports di sini.

Agar lebih yakin memilih Napoli sebagai klub barunya, Osimhen sempat berbincang dengan bek berkewarganegaraan Senegal milik Napoli, Kalidou Koulibaly. Lille dan Napoli telah menemui kata sepakat soal harga pemain. Presiden klub berjuluk I Partenopei, Aurelio De Laurentiis mengatakan nilai transfer sebesar 80 juta euro. Sejumlah media sepak bola ternama melakukan perhitungan bahwa angka tersebut didapat dari berikut:

± 50 juta euro Nilai uang dari Victor Osimhen
± 20 juta euro nilai uang dari pemain yang diberikan untuk Lille. Yaitu Orestis Karnezis dan tiga pemain muda Claudio Manzi, Ciro Palmieri, dan Luigi Liguori
± 10 juta euro Terdiri dari beberapa nominal bonus dari Napoli untuk Lille seperti pencapaian gol atau trofi yang diraih