Pada ajang La Liga musim ini, Barcelona memang tak terbendung lajunya. Mapan menempati puncak klasemen sementara. Kendati kerap dapat kritik tentang permainan yang dianggap meninggalkan paham tiki-taka yang diagungkan kesebelasan asal wilayah Catalunya tersebut.

Memang seperti yang sudah-sudah terjadi sebelumnya. Nasib klub asal wilayah Catalunya lain, Espanyol di La Liga musim ini berbeda dengan Barcelona. Padahal pada sebelas jornada awal, Esteban Granero dkk meraih hasil yang baik. Bisa menang di 6 pertandingan dan hanya 2 kali kalah. Dengan koleksi 21 poin, kala itu Espanyol duduk di posisi kedua tabel klasemen sementara membuntuti Barcelona.

Berikutnya, sampai akhir bulan Februari 2019, Espanyol berada di posisi yang jauh dari papan atas. Tabel klasemen sementara La Liga di jornada 25 menempatkan klub berjuluk Los Periquitos di urutan 14. Rubi selaku pelatih yang baru ditunjuk awal musim ini masih memiliki pe-er mengatasi masalah inkonsistensi Espanyol.

Mental yang inferior kala menghadapi musuh dengan kualitas baik dan nama besar masih hinggap di kalangan pemain Espanyol. Kendati pada awal musim bisa menang atas Valencia, Los Periquitos tak berdaya melawan Real Madrid, Barcelona, Sevilla dan Atletico Madrid. Begitupun berjumpa dengan klub lainnya yang saat ini sedang meramaikan papan atas. Espanyol tak bisa mencuri poin dari Real Betis, Deportivo Alaves dan Getafe.

Imbasnya, bulan Desember 2018 (disitu terdapat partai Catalan Derby) menjadi nestapa Espanyol di La Liga. Tidak bisa menambah poin dari lawan-lawannya dan hanya bisa mengemas satu gol. Sehingga posisi Los Periquitos tertendang dari papan atas.
Jika mengacu pada partai tandang, rapor Espanyol berdasarkan peringkat buruk. Sampai sekarang baru satu kemenangan yang bisa direbut dari markas lawan. Para pemain Los Periquitos masih belum bisa mengatasi tekanan yang mempengaruhi atmosfer pertandingan dari pendukung musuhnya.

Peringkat Nama Tim Poin Selisih Gol
16 Celta Vigo 9 poin (2 menang, 3 seri, 7 kalah) 17 – 25
17 Leganes 9 poin (2 menang, 3 seri, 8 kalah) 10 – 21
18 Huesca 9 poin (2 menang, 3 seri, 8 kalah) 12 – 25
19 Espanyol 8 poin (1 menang, 5 seri, 7 kalah) 12 – 21
20 Eibar 8 poin (1 menang, 5 seri, 6 kalah) 9 – 20
Sumber data: Whoscored

 

Dari segi kualitas skuat, pemain-pemain Espanyol masih banyak yang patut diperhitungkan para lawan-lawannya. Diego Lopez yang berdiri menjaga gawang, termasuk dalam 10 besar kiper dengan total penyelamatan di La Liga sampai saat ini. Marc Roca, Esteban Granero, dan Sergi Darder menjadi andalan lini tengah. Borja Iglesias turut meramaikan bursa El Pichichi yang sekarang sudah mengoleksi 10 gol.

Akan tetapi, amat naif bila hanya mengandalkan satu orang pemain untuk mencetak gol. Espanyol perlu menyiapkan alternatif dalam urusan bikin gol jika Iglesias dimatikan bek lawan. Sejauh ini sudah sepuluh pemain yang menorehkan namanya di papan skor. Esteban Granero menjadi runner-up top skor tim sementara dengan 3 golnya.

Masih ada waktu dua bulan lebih tersisa untuk Rubi mengubah penampilan Espanyol yang bagaikan yoyo. Demi tiket kompetisi Eropa yang lama tak digenggam. Walau tak mungkin melewati rival sewilayah dalam tabel klasemen.